Rabu, 04 November 2009

KIAT-KIAT MENDONGENG

Kiat-kiat Mendongeng (Versi kak Rico)

Siapa saja bisa mendongeng, tidak ada yang tidak
bisa. Mulai dari Presiden sampai pengemis.
Bahkan, maaf, orang cacat pun terkadang lebih
bisa mendongeng dari pada kita yang normal,
tinggal bagaimana caranya masing-masing yang
sesuai dengan kemampuannya. Tetapi untuk bisa
mendongeng dengan baik dan menarik tentunya tidak
mudah. Agar kita bisa mendongeng dengan baik dan
menarik (menurut cara kak Rico) kiat-kiatnya antara lain adalah :

1. Berdoa.
Jangan lupa kita berdo'a terlebih dahulu sebelum
kita mulai mendongeng karena ini paling penting
dari yang lainnya. Sesiap apa pun kita
mendongeng, sepintar apa pun kita mendongeng,
tetap saja kita tidak boleh mengabaikan hal yang
satu ini. Dengan berdo'a terlebih dahulu yakinlah
bahwa insya Allah kita akan berhasil mendongeng dengan baik. Amin

2. Mempersiapkan Cerita/Dongeng
Siapkan cerita yang akan kita sampaikan, bisa
kita karang sendiri atau kita gunakan cerita
karya orang lain. Dongeng/cerita disarankan antara lain :
•Mudah kita kuasai
•Dapat menghibur dan memikat perhatian anak-anak
•Dapat mengembangkan imajinasi anak-anak
•Edukatif/mendidik

3. Memiliki Rasa Malu Terhadap Diri Sendiri & Anak-anak
Idealnya dalam mendongeng, kita tentunya selalu
menyampaikan nasehat-nasehat yang ada dalam
cerita kepada anak-anak. Oleh karena itu,
sebaiknya kita juga harus punya rasa malu kepada
diri sendiri dan anak bila diri kita sendiri
tidak seperti apa yang kita nasehatkan kepada anak-anak.

4. Menyukai dan Menyayangi Anak-anak.
Pastikan bahwa kita menyukai dan menyayangi
anak-anak, tanpa hal ini mustahil kita akan bisa
mendongeng dengan baik. Sebab kalau kita sendiri
kurang menyukai dan menyayangi anak, apa mungkin
kita bisa sabar dan santun dalam menyampaikan cerita kepada anak-anak?

5. Mendalami dan Menghayati Cerita/Dongeng.
Sebelum kita sampaikan ke anak-anak, kita harus
terlebih dahulu dapat mendalami dan menghayati
cerita. Dengan mendalami dan menghayati cerita,
kita akan dapat lebih hidup dalam menyampaikan
alur-alur cerita dan lebih ekspresif dalam bertutur kata.

6. Gunakan Kata-kata Yang Mudah Dipahami Anak.
Rasanya kita tidak mungkin dalam mendongeng
menggunakan kata-kata yang tidak mudah dipahami
oleh anak. Misalnya saja kita menggunakan kata
'biografi', 'profesi', 'kompensasi', dan lain
sebagainya. Lebih sangat tidak mungkin lagi kita
mendongeng di depan anak-anak berkebangsaan lain
dengan menggunakan bahasa Indonesia, demikian pula sebaliknya.

7. Gunakan Karakter Suara Yang Sesuai Dengan Tokoh-tokoh Cerita.
Karakter suara pada setiap tokoh tentunya harus
berbeda-beda dan sesuai dengan karakter tokoh
masing-masing, sebab kalau tidak, kita tidak akan
berhasil menyampaikan dongeng dengan baik.
Contohnya, untuk memperagakan tokoh Nenek Sihir
yang jahat tidak mungkin kita menggunakan
karakter suara yang halus dan lemah lembut bak seorang peri yang baik hati.

8. Gunakan Alat Peraga.
Anak-anak biasanya akan tertarik sekali kalau
kita mendongeng menggunakan alat peraga/properti.
Alat peraga bisa saja berupa sebuah boneka atau
benda-benda lainnya. Tetapi kalau kita tidak
punya alat peraga, kita tetap dapat membuat
anak-anak tertarik dengan dongeng dengan cara
membuat gerakan-gerakan ekspresif, enerjik, dan jenaka.

9. Gunakan Ilustrasi Musik dan Efek-efek Suara.
Dongeng yang kita sampaikan akan menjadi lebih
hidup bila diiringi dengan musik ilustrasi dan
efek suara. Hal ini juga akan semakin mempermudah
anak-anak berimajinasi dan terbawa emosinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar